October 17, 2017

Terus Bergerak! - Intisari Kisah Dewa Eka Prayoga


Kemarin saya sempat melihat video Mas Dewa Eka Prayoga yang sangat menggungah saya dimana dia bercerita bahwa dia bangkrut dan berhutang 8 milyar setelah itu dia mendapat sakit yang sangat langka yang mengharuskan dia terbaring berbulan-bulan dan menghabiskan ratusan juta untuk obatnya. berikut beberapa hal menarik yang saya ambil dari sharing beliau. apa saja itu? yukk simak!

kisah safa marwah
terus bergerak
Mas Eka bercerita mengenai kesulitan yang dihadapinya ketika baru saja hitungan hari setelah menikah yaitu bangkrut dan berhutang 8 miliar. bayangin gaes utang 8 miliar ketika baru nikah kira-kira kalo kita gimana ya ngadepinnya. nah menurut mas Eka ketika kejadian ini dia teringat mengenai kisah Siti Hajar yang di tinggal oleh nabi ibrahim bersama nabi Ismail di padang gersang yang sekarang kita kenal dengan kota Mekah. Di kisa ini Siti Hajar bolak balik dari Safa dan Marwah untuk mencari pertolongan dan sumber air karena waktu itu nabi Ismail sudah kehausan. yang akhirnya Allah memberikan Mukjizat berupa air Zam-zam yang keluar dari hentakan kaki nabi Ismail.

Kisah ini mengajarkan kita untuk selalu bergerak walaupun dalam keadaan sesulit apapun. seperti Sti Hajar yang terus bolak balik antara  Safa Marwah sambil berdoa kepada allah. menurut mas Eka lagi tugas kita jangan cepat putus asa, terus bergerak!

Mas Eka menambahkan kisah waktu di timpa musibah di atas, dia tetap bergerak dengan membuka usaha ceker pedes yang harganya hanya 10 ribu. Cckckck kebayang gak sih utang 8 miliar di angsur dengna jualan ceker pedes harga segitu butuh waktu berapa lama katanya tapi itulah esensi dari terus bergerak.

kisah nabi musa
Cari tongkatnya / solusinya cari solusi yang dekat
Selanjutnya mas Eka bercerita mengenai kisah nabi Musa yang waktu di kejar Firaun hingga ke tepi laut. Nabi Musa di beri Mujizat oleh Allah lewat tongkatnya yang bisa mebelah lautan. Begitulah kadang Allah memberikan kita jalan di waktu yang tepat. Kisah ini juga memberikan kita pelajaran bahwa Solusi itu sangat dekat dengan kita. seperti Nabi Musa dan tongkatnya. tinggal kita saja sadar atau tidak mengenai solusi yang ada di depan kita. 

Tentang doa nabi yunus
Mengakui kesalahan
Mas Eka juga ingat bagaimana kisah nabi Yunus yang di telan oleh ikan Paus dan di dalam perut ikan Paus itu nabi Yunus berdoa memohon ampun kepada Allah. Nabi Yunus berani mengakui kesalahannya, bagaimana dengan kita? apakah kita sudah memohon ampun kepada allah untuk kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan? ini sangat menyentil diri saya sendiri yang kadang juga masih melakukan dosa. Duh..

Detonator kebaikan
Yang dimaksud dengan detonator kebaikan ini adalah semacam pemantik bom kecil tapi bermanfaat seperti membantu atau bermanfaat buat banyak orang. Mneurut mas Eka lagi dengan adanya pemantik kebaikan ini maka kebaikan-kebaikan lainnya akan terbuka lagi buat kita kita. Itu juga salah satu cara agar niat kita selalu baik untuk melakukan hal apapun. Semoga kita bisa belajar untuk berniat baik dalam setiap langkah yang kita buka dan menyebarkannya kepada banyak orang nantinya.. aminn..

Lalui ujian kecil dan nikmati prosesnya
Kata mas Eka, Banyak dari kita tidak sabaran dalam melakukan sesuatu apalagi dalam bisnis. Pengen bisnisnya langsung besar, pengen langsung naik jabatan dan banyak lagi kepengen-kepengen yang mungkin saja kita belum pantas dan siap mendapatkannya. Menurutnya kita harus melewati ujian-ujian kecil yang datang ke kita. Misalnya dalam bisnis, kita tidak bisa langsung punya karyawan puluhan orang. Mungkin kita memulainya dengan kita yang mengerjakannya sendiri setelah usaha mulai maju barulah kita mulai rekrut orang-orang untuk membantu kita di dalam bisnis.

Kita juga lupa bahwa proses-proses kecil ini harus kita lalui dan jangan lupa nikmati setiap proses yang sudah kita lewati. Tetap selalu bersyukur. Saya jadi ingat dengan konsep 10.000 jam yang mana menurut para peneliti kita bisa menjadi ahli dalam suatu bidang ketika kita sudah melewati proses 10.000 jam kita. dan tentu saja inilah yang dinamakan proses di dampingi dengan sabar tentunya.

dosa terbesarmu adalah kau tidak tahu dosamu
Ini yang makjleb banget sih menurut saya, Mas Eka mengakatakan kadang kita tidak sadar bahwa dosa kita sudah menumpuk dan yang lebih parahnya lagi kita tidak tahu dosa kita, kita tidak menyadarinya. Itu termasuk dosa besar kita yaitu kita tidak tahu dosa kita. 

Mas Eka ketika mendapatkan ujian sakit parah beberapa waktu lalu bilang bahwa dia sempat berpikir ya Allah kenapa saya yang mendapatkan ujian seperti ini ya Allah, tapi bagi Allah itu perkara mudah baginya kalo Allah menjawab kenapa tidak? kita sebagai mahkluknya bisa apa?

Saya merinding sepanjang mendengarkan penjelasan Mas Eka ini. Sangat luar biasa sekali menurut saya. Semoga kita semua mendapatkan manfaatnya ya gaes.. jika kalian mendapat manfaat juga dari postingan ini silahkan di komen di bawah Sampai jumpa lagi di postingan selnajutnya :D

No comments:

contact me

hallo! saya hairil habibi. saya adalah salah satu Social Media Enthusisast dan sangat Passionate mengenai Komunitas. tahun 2014 saya bersama teman mendirikan Kongkownulis sebagai sarana untuk semua orang dalam mengekpresikan pemikiran mereka dalam tulisan. masa lalu saya alhamdulilah di penuhi oleh pasang surutnya dunia keorganisasian di kampus. dan pemikiran-pemikiran absurd dengan campuran mimpi level keras! blog ini akan lebih banyak berisi pendapat-pendapat saya mengenai kehidupan atau apa saja yang menurut saya menarik untuk di ceritakan.. mudah- mudahan bisa menginspirasi.. :D untuk kritik, saran, komentar dan pertanyaan layangkan ke hairilhabibi[at]gmail[dot]com

Recent

recentposts

Random

randomposts