May 31, 2013

perahu kertas review (part1)

3:05 AM

Belum seperempat gue membaca novel Perahu kertas ini, gue udah merasakan eksplorasi karakter yang begitu dalam. Apa? Perahu Kertas? Baru baca? Culun banget sihhh kok baru baca sekarang.. hahaha.. map teman, nomor antrian buku ini baru nyampe sekarang setelah banyak buku yang sudah di eksekusi.. :D
Yang paling gue suka dari semua karakternya adalah kemiripan cirri-ciri nya dengan gue di dunia nyata haha.. jujur ya, gue punya mata cantik dengan bola mata coklat dan bulu mata lentik ala tokoh Eko, dingin dan jujur seperti Keenan, suka menulis dan kadang-kadang aneh seperti Kugy, suka basket dan terkadang sangat cerewet seperti Joshua pacar Kugy. Haha.. seperti membaca karakter gue yang terbelah-belah. Seperti kepribadian gue saling berinteraksi. Gue suka, ini adalah potongan mozaik gue. 

Memang sih belum nyampe separuh gue bacanya tapi gue yakin aja cerita ini bakal bergulir dengan sederhana, keren, tak terduga dan dramatik. Besok kalo udah selesai baca gue bakal review lagi kok. Ini Cuma review awal haha.. mungkin udah banyak yang review tapi tetep aja gue pengen review buku ini alah gue.. hehe. Okeh deh cuuusss… :D

May 27, 2013

the MLM Standard Procedure ala gue

12:55 AM
    jadi tadi pas makan siang gue ketemu orang yang sepertinya sedang memprospek teman di depannya. maksud gue, emang masih musim MLM? :| . tapi setelah gue simak-simak akhirnya gue dapat kesimpulan, yah setidaknya kesimpulan sementara gue setelah menganalisa objek selama 15 menit. *orang kepo gini ni biasanya.. 

    proses yang sangat awam di lakukannya adalah seperti ini :
1. membuka pembicaraan dengan berkata "eh mau uang gak?, saya punya sesuatu yang baru yang masih jarang ni orang tau.. ". setelah objek terpancing untuk mengetahui apa itu maka si oknum yang kita sebut saja namanya tak bernama :D langsung memulai yang dalam istilah presentasi adalah latar belakang dan masalah. 
2. setelah itu dia akan mengatakan temannya yang sudah memiliki pemasukan sekian dengan hanya duduk-duduk di rumah sekarang.
3. pada masa ini posisi korban sudah 50-50. oknum *tsaaahh oknum :D.. mengeluarkan brosur dan berbagai perlengkapan untuk menunjang aksinya agar lebih meyakinkan.
4. korban sudah berada di posisi 60-40. dan akhrinya menanyakan prosedur untuk bergabung. atau setidaknya mencoba produk yang di tawarkan. 
5. oknum akan bilang bahwa barangnya sudah habis dan hanya sisa sedikit. agar calon tree nya percaya bahwa ini sudah sangat laku di pasaran. 
6. akhirnya korban terbujuk untuk ikut serta atau setidaknya menginformasikan kepada teman-temannya. tapi oknum akan mengatakan bahwa inia dalah kesempatan emas dan jangan di sia-siakan. jika misalnya nanti temannya ata kolega tahu lebih daulu dan bergabung lebih dulu bisa jadi korban akan berada di posisi orang yang di beri tahunya. dan itu akan sangat merugikan korban. 
7. korban mulai bimbang, di dalam pikiran sudah tergambar keuntungan ketika berada di posisi puncak dan teman atau kolega bergabung dan berada di bawahnya. 
8. sebelum korban sempat utuk berpikir lagi, oknum langsung meminta identitas agar di urus proses keanggotaan secepatnya.
9. korban masih ragu, tapi oknum akan mendesak.
10. korban malu-malu kucing. akhirnya mengajak oknum kerumah atau oknum sendiri yang menawarkan untuk mendatangi korban secepatnya. 
11. akhirnya korban pasrah dan siap untuk mengikuti step selanjutnya.

     begitulah saudara sekilas tentang prosedur yang di lakukan oknum untuk memikat korban agar bergabung. ini hanya analisa loh.  mudah-mudahan bermanfaat.. :D

May 19, 2013

dearly beloved

10:17 PM


Dearly beloved,
Aku menuliskan ini, hari ini di mana kita sepakat untuk mengakhiri semua kesakitan ini. aku tidak tahu mau mengatakan apa selanjutnya. Memang sangat sulit berbicara mengenai perasaan, seperti yang di bilang banyak orang, banyak rasa yang tidak bisa di defenisikan oleh kata. Ya begitulah kita. Walaupun sudah membahas berulang kali tetap akan ada sisa-sisa rasa yang tidak bisa di ungkapkan. biarkan saja tersimpan di dalam hati kita masing-masing.
pertama mungkin aku ingin mengucapkan terima kasih untuk semua bunga dan kupu-kupu di hati ku. Aku tahu kita sudah sama-sama berusaha untuk ini. mungkin tidak atau belum jodoh saja. Aku juga minta maap untuk untuk semua mati rasa aku seperti tidak bisa membaca kode-kode atau semacamnya, tidak peka, tidak lucu, hambar, terlalu baik, itu yang sering kamu bilang kepadaku, terlalu lurus, terlalu banyak berpikir, terlalu sayang, terlalu percaya, terlalu serius, pokoknya yang berhubungan dengan itu. Aku masih ingat tadi malam kamu texting aku bilang kamu ingin membeli tiket untuk besok. Dan aku jawab ya, okeh. Padahal seharusnya aku menawarkan diri untuk menemani mu, iya kan?
Saya tahu, pertimbangan utama kamu adalah mama. Mungkin mama tidak setuju atau apalah aku juga tidak ingin menebak hal itu. Ya bagaimanapun kamu menginginkan barang tapi mama kita memerintahkan untuk meletakkan kembali kita akan meletakkannya. Mungkin keadaan kita begitu, mungkin saja tidak. Atau mungkin LDR yang menjadi isu panas buat kita berdua? Aku juga tidak tahu
Aku masih ingat pertama kita memulai hubungan ini. setahun yang lalu. Ya kita bertemu di acara ospek kampus. Terus berkembang menjadi sebuah keakraban dan seterusnya. Memang hubungan ini sangat singkat, tapi apa daya kan?
Kita punya panggilan khusus untuk masing-masing kita, aku memanggilmu sapi dan kamu memanggilku beruang madu. Haha.. lucu kalau di bahas, oiya sampai sekarang aku tidak tahu kenapa kamu memanggilku beruang madu? Apa kamu punya penjelasan tersendiri? Memang pertemuan kita di awali dengan lelucon sapi dan kambing. Aku masih ingat itu.
Aku hanya mencoba menuangkan perasaanku leat tulisan ini. apa yang aku rasakan sekarang. Terkesan cengeng untuk seorang pria mungkin. tapi biarlah. Aku hanya mencoba mendefesinikannya lewat huruf yang di rangkai.
Tadi pagi itu bermula dengan isi timeline yang lumayan ekstrim. Aku tahu itu bukan untukku tapi untuknya. Yap, dia selalu menjadi masalah di hubungan kita. Sepertinya kamu memang sudah cinta mati kepadanya. Setahun yang lalu juga seperti itu. Tapi untuk sekarang bukan dia. Ini tentang kita berdua. Dia itu hanya isu kecil sekarang benarkan?.
Jadi tadi malam kamu menelpon dia? Kenapa? Dan kamu menangis untuknya? Menurutku itu tanda paling jelas. Kamu masih belum bisa lepaskan dia, belum bisa mengikhlaskan. Sama seperti satu tahun yang lain. Ya ketika kita berpisah dulu. Sudah, aku tidak ingin terlalu membahasnya. Cerita dulu itu milik kalian. Aku hanya ingin membahas cerita kita.
***
Sekarang sudah sangat jelas bahwa sebenarnya yang ingin kamu tunjukan adalah saling berlawanannya kita, Saling tidak sejalannya kita. Betapa lebih baiknya kamu ketika kita sudah berpisah, Dan entah apalah yang kamu ingin tunjukan lagi.
Terserah bagaimana kamu menilai, yang aku tahu sejalan itu tidak harus sama dalamsegala hal. Tidak selalu berpendapat sma dalam pikiran. Sejalan itu adalah mencocokkan diri kita satu sama lain. Mengisi kekosongan masing-masing dan menutupi kelemahan masing-masing. Karena kita berjalan berdua. Dan alangkah baik nya kita bisa saling menopang satu sama lain.



contact me

hallo! saya hairil habibi. saya adalah salah satu Social Media Enthusisast dan sangat Passionate mengenai Komunitas. tahun 2014 saya bersama teman mendirikan Kongkownulis sebagai sarana untuk semua orang dalam mengekpresikan pemikiran mereka dalam tulisan. masa lalu saya alhamdulilah di penuhi oleh pasang surutnya dunia keorganisasian di kampus. dan pemikiran-pemikiran absurd dengan campuran mimpi level keras! blog ini akan lebih banyak berisi pendapat-pendapat saya mengenai kehidupan atau apa saja yang menurut saya menarik untuk di ceritakan.. mudah- mudahan bisa menginspirasi.. :D untuk kritik, saran, komentar dan pertanyaan layangkan ke hairilhabibi[at]gmail[dot]com

Recent

recentposts

Random

randomposts