March 22, 2013

sebongkah robot (sebuah cerpen)

10:05 PM


Jam menunjukkan pukul 10.30 malam. saya masih berhadapan dengan laptop memikirkan apa yang harus saya tulis untuk sekedar mengisi waktu. Memang masalah klasik ketika perasaan kita bercampur aduk, antara bingung, gembira, sedih, ah pokoknya terlalu banyak rasa. adrenalin dan luapan emosi meningkat drastis, saya tidak tahu harus memulai dengan sudut pandang apa dan seting yang seperti apa yang saya inginkan.
Jarum jam bergeser pasti dengan angkuh, saya masih membaca berulang-ulang tulisan setengah jadi ini, sesekali membuka folder mengisi playlist dengan beberapa lagu. Memang bukan pekerjaan mudah menumpahkan isi pikiran yang abstrak ke dalam bentuk kata. Karena seperti yang kita tahu kata begitu terbatas untuk menggambarkan perasaan. Sudahlah saya menyerah, memang otak, hati dan tangan sedang tidak sejalan malam ini. beranjak dari meja adalah satu-satunya jalan keluar. Setelah mendapat posisi yang pas di atas kasur, saya menggapai majalah yang ada di rak tepat di sebelah kanan saya, dan langsung membolak balik halaman dengan acak. Kelihatannya sangat santai tapi jauh di balik itu sebenarnya ada rasa khawatir yang begitu besar tentang kebutuhan untuk kelangsungan hidup yaitu bekerja. Saya pernah membaca di sebuah artikel, kalo tidak slah ada satu kalimat yang bunyinya seperti ini “untuk maju kita butuh uang dan untuk mendapatkan uang kita harus bekerja”.  
Saya baru selesai wisuda dua minggu kemarin dan sekarang adalah masa paling frustasi dalam hidup saya. Saya tidak bisa menentukan langkah selanjutnya, Serasa terjebak dalam labirin putus asa. Mungkin bukan saya saja yang gamang menghadapi masa-masa menganggur seperti ini. teman-teman saya yang lain pasti juga merasakannya. Menganggur memang masa yang pahit. Tapi walaupun menganggur adalah masa tersulit, saya tetap mencoba menjadikan menganggur ini suatu nilai positif. Misalnya kita bisa mengembangkan bakat-bakat baru atau mengerjakan sesuatu yang sudah lama ingin kita kerjakan. Mungkin sebulan sampai dua bulan masih oke, tapi bagaimana dengan tiga bulan kedepan? Atau satu tahun ke depan? Apakah masih sanggup bergantung di bawah ketiak orang tua? Padahal kita seorang sarjana yang boleh di bilang sudah bisa mandiri. Begitu ironis..
Saya sudah mencoba untuk mengajukan lamaran ke beberapa perusahaan. Tapi masih belum ada tanggapan. Apalagi dengan IPK yang minim seperti ini sepertinya harapan untuk bekerja di perusahaan ternama harus saya simpan atau lupakan saja dulu.
Sampai sekarang saya heran kenapa perusahaan mensyaratkan harus punya IPK sekian untuk bisa apply ke perusahaannya. Padahal semua orang tahu kecerdasan IQ bukan apa-apa di banding kecerdasan  EQ. Kenapa harus mensyaratkan nilai padahal ada sesi interview yang lebih menentukan. Mungkin banyak alasan yang masuk akal mengenai masalah nilai ini tapi saya melihat dari sisi awam seorang sarjana yang baru lulus.
Bukan maksud saya pesimis, tapi ini adalah satu fakta klasik yang tidak dapat di hindari bahwa sejak dari bayi kita di set untuk menjadi pekerja. Orang tua menanamkan mindset bahwa anak yang sukses dan berhasil itu adalah anak yang bisa mendapatkan nilai tinggi di akademik dan bekerja di perusahaan ternama dengan gaji yang luar biasa. padahal hidup tidak harus seperti itu.
***
Banyak pilihan-pilihan hati yang kita abaikan. Tergantung kita apakah ingin memilih kehidupan atau di pilihkan oleh kehidupan itu sendiri. Tidak masalah apapun yang anda pilih. Karena kadang hidup adalah sebuah ironi.
Kita akan selalu mendapat pilihan. Dan pilihan-pilihan itu ada yang baik dan buruk. Keputusan untuk memilih tetap harus di ambil kan? Ya tentu saja baik itu salah maupun benar. Yang paling penting adalah tuhan lebih tahu apa yang kita butuhkan dan dia akan selalu memberikan apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan. Agar kita selalu belajar dan terus terpacu menjadi manusia yang lebih hebat dari sebelumnya. Tuhan sudah mengajarkan kita untuk berlapang dada, Untuk menikmati semua pilihan. Karena pilihan itu adalah progress hidup kita. Jika buruk mungkin itu akan membuat kita menjadi baik dan jika baik mungkin akan membuat kita lebih baik lagi.
***
Saya sedang duduk sambil membaca buku di dalam ruangan sebuah perpustakaan. Jujur pustaka ini adalah tempat yang paling saya senangi. Bagaimana tidak? , di sini ada ribuan buku yang siap untuk di baca, berisi semua informasi dan pengetahuan yang kamu perlukan. Di lantai dasar kamu bisa menggunakan computer untuk akses internet. WIFI juga di sediakan oleh pihak perpustakaan. Tapi karena banyak yang akses mungkin akan terasa lebih lamban. Atau karena di negeri kita vendor telekomunikasi belum bisa memberikan service yang lebih bagus saya juga tidak tahu. Di sebelah pintu masuk, ada sebuah tempat kopi yang sering saya singgahi untuk sekedar minum, makan atau berbincang dengan teman-teman saya. Bukan saya saya yang suka. Tapi semua orang suka. Buktinya tempat kopi ini tidak pernah kosong dari pengunjung. Saya piker sudah banyak deal-deal bernilai besar di lahirkan disini. Mereka menyediakan dua area, area pertama terletak di dalam perpustakaan. Sangat nyaman. Sedangkankan di luar di sediakan untuk yang merokok.
Di tempat ini banyak sekali bapak-bapak yang istilah anak mudanya nongkrong di sini. saling bercengkrama. Apakah bapak-bapak di sini tidak punya pekerjaan? Tentu saja punya. Bahkan seperti yang saya sebutkan di atas, banyak deal besar terjadi di sini. yang saya pikirkan adalah ke-efektif-an mereka bekerja. Seperti inilah model pekerjaan yang saya suka, mungkin bukan saya saja kalian juga pastinya. Melihat wajah-wajah mereka di penuhi dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Ya! Beginilah saya ingin bekerja. Di penuhi dengan keceriaan, kebermanfaatan dan kebebasan finansial. Tapi bagaimanakah caranya? Saya juga belum tahu. entah kenapa dari dulu dan sampai sekarang saya tidak ingin menjadi seorang robot yang hanya terpaku di depan monitor atau melakukan sesuatu yang membosankan setiap hari. Seperti sebongkah robot yang di program hanya untuk menyelesaikan sesuatu. Dan manajer bertindak sebagai operator.
 Tapi tetap saja kita hidup dengan ironi, saya sekarang juga sedang bersiap menjadi seorang robot. Seperti yang lainnya, kita butuh pekerjaan. Mau tidak mau kita harus bekerja, kita harus menjadi bawahan dulu. Di satu sisi kita ingin mengerjakan apa yang kita sukai tapi di sisi lain kita juga kadang-kadang harus menyukai apa yang kita kerjakan. Begitulah kehidupan. Memang semua tidak akan bisa dan mungkin instan. Mie instan saja harus kita olah dulu untuk bisa di makan, Semua butuh proses. Sudah biasa jika kita akhirnya harus mengalah pada yang namanya nasib.
***
Saya masih berjalan sambil memegang kertas yang katanya sangat berharga ini. ya, beberapa kertas yang bertulis CV, ijazah dan hal yang semacamnya. Sungguh sebuah klise, orang tua menyekolahkan saya setinggi ini dengan biaya yang luar biasa mahal dan akhirnya hanya menjadi orang yang berjalan meminta orang-orang untuk memperhatikan bakatnya yang terpendam. Itupun kalau orang tersebut memperhatikan. Karena sekarang ini banyak orang melihat dengan mata yang buta. Merasa luar biasa tapi sebenarnya hanya sampah, merasa paling berprinsip padahal Cuma ikut-ikutan.
Ya nikmati sajalah seperti ini.saya tahu banyak yang mencaci tapi saya tidak peduli. Saya juga tidak mempedulikan status. Untuk apa status? Saya akan bergerak dengan kaki dan tubuh saya. dan akan membanggakan orang di sekitar saya dengan cara saya sendiri. Masa depan itu tidak untuk di khawatirkan tapi di ciptakan. Maka ciptakanlah masa depanmu.  


the circle of us

9:29 PM



    Aku tidak mengerti hubungan ini. aku tidak mengerti denganmu, dengan hubungan ini dan dengan diriku sendiri. Apakah memang jiwa kita saling bersentuhan? Apakah ini namanya cinta yang tertahan. Aku tidak tahu. Hanya diam menyapu semua kebingungan dan kerancuan ini.
    Aku berpikir bagaimana jadinya hubungan ini selanjutnya. Apakah memang kita tidak cocok? Atau apa aku juga tidak tahu dan tidak ingin berkomentar lebih jauh. Kita sama-sama suka kebebasan, tidak suka di dikte dan berjiwa sangat pemberontak. Ingin punya kebebasan sendiri-sendiri.
    Kita sama-sama mengatakan yang lain aneh, childish, ego atau apalah itu. Kita sepertinya sama dengan semua perbedaan kita. Aku seperti melihat sebagian keras kepalaku di dalam dirimu. Apakah kamu juga begitu? Who knows..
   Aku hanya mencoba mengurutkan peristiwa kita di pikiran. Apakah ini adalah hubungan yang wajar. Atau hanya kita yang saling menahan untuk berbagai pertimbangan? Mungkin ini jalan yang terbaik untuk saat ini. kita sibuk dengan diri masing-masing dulu. Fokus untuk mengejar tujuan masing-masing dulu. Entah maksud mu sama dengan ku terserahlah.
    Memang sungguh membingungkan. Aku hanya coba pasrah dengan semua ini. kita hanya bisa merencanakan bukan? Biarlah jalan takdir yang menentukan. Jika berubah ya berubah ke arah yang lebih baik.
    Kita hanya mengikuti ombak takdir ini membawa dan menghempas kita menuju ombak takdir lainnya.

just spend my time

8:54 PM


Tonight I just spend my time in front of my notebook, I made some logos for my next project. In this week many trouble come to me and I so stressed. I hope next week it will be better, I just try fix and handle it.  o yeah, I still reading biography of Steve Jobs, and it is so interest. Do you have read that book? :o . if you are not, I recommend you to buy it because that book so nice.
That book bought by my girlfriend, two months ago before she go to Jakarta, I’m so glad because she go to bookstore with me, and I don’t know she buy that book. After we go to home she sent message to me to looking my back and oh my god, I really shock. Is it real?, For me? Thanks dear, for the awesome gift.
Yeah, I still read until now because I don’t have many time to read. I’m so busy, and I just reading in night before sleep.
Yesterday I go to Pekanbaru and meet my friend, we have planning to join as crew in Islamic Solidarity Games. Because many people interest to join we can’t apply, so sad but it’s no problem we will try for next event :D .
Islamic Solidarity Games is like Olimpiade but for some moeslem country, like Saudi Arabia, UEA, Iran, Indonesia, Malaysia and others. This event for make relationship between moeslem country in the world. So it’a a big event, we will meet with people from overseas, woowww… sounds good right? :D ..
I can’t wait ISG, and meet with other people from another country and get some new friends yihhaaa… :D

March 02, 2013

dailyyyy

12:53 AM


Hei everyone.. how are you doing? I hope you doing good today.  All right tonight I wanna share something about my activity. So are you ready to listen my daily? Yeahhh!! Abosulutely.. :D    *-,-
I start my activity with take a bath and breakfast. After that I go to city to find some rent house for me. So I around the city of pekanbaru to find it but I still not find it. And then I went to rere’s house. And I talking so many thing. We start conversation to talk about my junior that join with  some oil and gas company, my friend and I don’t believe she can join with that company  because the fact about the girl during she done shes intereship. But we think she can join because her dad work at the same company. Hahaha.. it’s like bad habits, like my mom and her friend that we called “menggosip” hahaha.. okey just forgot it. After that we talking about job, hobiies, and others. So many thing that we talking about.
And then I went to hanny’s home to try milkshake that she made herself. Hmmmm.. yummy.. :D .. and we continue what must we do for some job and we talking about that. after that I go to home and prepare  to went to rere’s home. To learn about my old study. :D and it’s so fun..
Fiuhhh.. so fun and so tired today but I like this day. :D I hope tomorrow will better than this.. :D see yaaa next time fellas.. :D

contact me

hallo! saya hairil habibi. saya adalah salah satu Social Media Enthusisast dan sangat Passionate mengenai Komunitas. tahun 2014 saya bersama teman mendirikan Kongkownulis sebagai sarana untuk semua orang dalam mengekpresikan pemikiran mereka dalam tulisan. masa lalu saya alhamdulilah di penuhi oleh pasang surutnya dunia keorganisasian di kampus. dan pemikiran-pemikiran absurd dengan campuran mimpi level keras! blog ini akan lebih banyak berisi pendapat-pendapat saya mengenai kehidupan atau apa saja yang menurut saya menarik untuk di ceritakan.. mudah- mudahan bisa menginspirasi.. :D untuk kritik, saran, komentar dan pertanyaan layangkan ke hairilhabibi[at]gmail[dot]com

Recent

recentposts

Random

randomposts