July 20, 2011

Musholla baru

9:18 PM

tadi malam gue bersama temen gue datang ke mushola di sebelah rumah dalam rangka sukuran plus pembukaan musholla untuk umum cieilleee..jujur gue juga larut dalam euphoria berdirinya musholla kami ini. dengan adanya musholla ini gue yakin penduduk komplek gue bisa legih dekat dan solid. Sholat pertama di musholla ini di mulai pas maghrib tadi (gue nulis ini abis pulang dari musholla :D), walaupun gak jadi sholat maghrib di musholla Alhamdulillah gue sama temen-temen gue dapet sholat isya di sana. Sholat maghrib gagal di musholla di karenakan musholla yang penuh sesak oleh masyarakat setempat. Sehingga kami kehabisan tempat.

“Dod cepet dod..udah azan” teriak gue ke Dodi yang kontan langsung keluar kamar dengan baju kokonya. Kami berlari menuju musholla tapi apa daya tempat gak ada lagi dengan hati remuk kamipun kembali ke peraduan. “yaaa udah penuh..gimana Dod?” Tanya gue ke Dodi, Dodi menjawab “yaudah pulang aja ntar kesini lagi ka nada acara makan-makan hehe..”gue “yaudah”.

Akhirnya kami pulang sesampai di rumah ada panggilan dari ibu tetangga yang “mengintruksikan” kami untuk datang hehe..akhirnyaa..kamipun menuju ke mushola. Sebenernya malu juga kalo balik lagi ke musholla, Kan tadi gak sholat di sana ternyata masyarakat peduli dengan kami T_T..(thanks warga).

Sholat isya selesai bapak-bapak dan ibu-ibu jemaah musholla memulai rapat untuk merundingkan maslah sholat tarawih dan ceramah yang akan di adakan di bulan ramadhan walau berjalan a lot akhirnya keputusan yang bijaksana dapat diambil.

Daaannn besok mudah-mudahan gue bangun pagi biar bisa sholat subuh di musholla kami tercinta..see you.. :D

July 18, 2011

RT/RW kelurahan dan kecamatan

7:35 PM

Hari ini gue ke pustaka wilayah, pengen memperpanjang kartu keangotaan yang sudah expired 2 tahun lalu. Guepun langsung ke meja informasi untuk mennayakan hal-hal yang berhubungan dengan keanggotaan, ternyata pustaka wilayah sudah banyak berubah. Gue kayak anak baru aja pas nyampe di sana hehe…
“iya mas ada yang bisa saya bantu”Tanya resepsioneis di meja informasi, guepun menjawab “gini mbak saya mau memperpanjang kartu anggota saya, tapi kartu untuk memperpanjangnya sudah ilang mbak, apa saya harus daftar ulang lagi ya?”,mbak resepsionis membalas “oo..gak udah mas kalo bisa kartu yang lama aja biar datanya gak double, coba di inget dulu mas, dulu kartunya di taroh di mana?” dan bla..bla..bla..setelah berbincang beberapa menit. Akhirnya gue mutusin untuk buat baru aja,tapi karenabuat baru harus kekampus dulu minta cap dari admin guepun mengurungkan niat tadi. Males aja ke kampus. Guepun berpikir keras mengingat letak kartu itu. Daaaaannnn dengan ingatan super gue, kartu itu di temukan, ternyata kartu itu bersembunyi di bawah jok motor gue. Gue plototin tuh kartu, meyakinkan diri kalo itu memang kartu yang di berikan mbak pustakawati waktu itu ke gue. 2 tahun berlalu kartu yang semula putih itu sekarang berwarna tak karuan. Gue pertama sedikit dilema untuk memberikan kartu itu kepada mbak-mbak tadi, Malu juga kalo kartunya kayak gini. Tapi mau gimana lagi daripada ke kampus. Gue paksain aja ke meja informasi tadi.
“mbak saya udah nemu kartunya ternyata di bawah jok motor saya, maap mbak warnanya udah gak karuan, jadi malu saya. tapi masih boleh pake kartu ini kan mbak?”, sambil senyam-senyum mbaknya jawab “wahhh iya yam as udah berubah warna, yaudah mas langsung ke meja pendaftaran aja tapi isi formulirnya dulu ya mas” gue jawab “okeh mbak makasih ya”.
Di meja pendaftaran…….
“okeh mas datanya udah benar tapi alamatnya belum, mas harus ngisi RT/RW keluraha sama kecamatannya“ saya balas “aduhh mbak saya lupa, emang harus lengkap ya mbak?” resepsionis menjawab “iya mas datanya harus lengkap coba telpon orang rumahnya dulu”. Gupun beranjak dan langsung menelpon Dodi temen gue. Secara kita anak kos mana peduli sama RT/RW.
Udah gue telpon berkali-kali Dodi tak menjawab ya terpaksa mau gak mau gue harus pulang ke kosan dulu. Tapi akhirnya masalah terselesaikan dan gue berangkat lagi ke pustaka wilayah. Gue baru sadar kalo informasi seperti RT/RW, kelurahan dan kecamatan sangat penting. Jadi alamat kosan gue udah gue hapalin biar besok-besok kalo mau ngurus sesutatu gak ribet harus sampai pulang dulu ke kosan Cuma buat nanya hal beginian x_x.
Akhirnya gue selesai registrasi. Kartunya harus gue tunggu sebulan. Maklum yang daftar banyak jadi harus sabar, Gue Cuma di kasih id anggota aja sama petugas. Gue pun langsung menuju lantai tiga dan nyari buku-buku buat di baca pas di depan lift gue ketemu temen gue, Akbar. “woi Bi :D” teriaknya “eh bar :D”gue balas unjuk gigi (senyum maksudnya). Tapi temennya udah nahan lift, kan kasian ntar kejepit pintu lift hehe..”okeh deh bar see you next time deh kasian tuh temen lo hampir kejepit hahaha.. ” ujar gue ke Akbar “okeh deh bi gue turun dulu ya haha..”
Gue langsung menuju rak buku yang berisi ensiklopedia tentang eropa. Rasa iri gue sama temen gue kemarin bikin gue jadi niat banget pengen tahu eropa, yaudah gue ambil bukunya dari rak buku gue bawa ke meja yang menghadap ke kaca yang jadi dinding gedung pustaka ini. gue mulai dengan melihat Negara-negara yang berada di Eropa Utara, seperti Norwegia, Swedia, Finlandia, United Kingdom, Irlandia, Prancis, Jerman, Belgia, Belanda, Denmark. Aduhh gue jadi tambah pengen kesana. Ya tuhan izinkan hamba untuk melihat negeri-negeri di Eropa ini tuhan..amiiinnnn.

Kampar kota sepeda (sebuah impian)

7:31 PM
(Wah rada berat nih yang judulnya :D. tapi gak masalah, tetap nikmati tulisan gue)

Gue punya sedikit impian untuk kota kelahiran gue, Bangkinang. kampung halaman gue yang sangat gue cintai. Mungkin banyak yang belum tahu mengenai Bangkinang. Tapi gue yakin setelah lo kenal dengan Bangkinang, lo bakal suka dengan kota yang satu ini. gue ceritain dikit deh mengenai Bangkinang.
Bangkinang itu ialah ibukota kabupaten Kampar. Merupakan salah satu kabupaten di provinsi Riau, Bangkinang mempunyai bahasa khas yaitu OCU, bahasa OCU itu seperti perpaduan cengkok bahasa melayu dengan Minangkabau. Kehidupan masyarakatnya yang agamis dan berpegang kepada adat membuat Bangkinang menjadi daerah yang unik.
Sekarang sedang maraknya kampanye bersepeda, daerah guepun gak mau ketinggalan. Keseriusan untuk mengkampanyekan sepeda di tunjukkan dengan terbentuknya koseka (komunitas sepeda kampar). Koseka inipun mendapat respon positif dari masyarakat Kampar khususnya Bangkinang. Perubahanpun terlihat di Bangkinang, tiap hari minggu masyakat berbondong-bondong memakai sepeda atau sekedar mararthon untuk mengisi kegiatan di pagi minggu. Walaupun gue belum punya sepeda gue juga sangat menyambut positif hal-hal seperti ini secara gue peduli sama lingkungan (hehehe..). gue berharap aja suatu hari semua masyarakat Bangkinang menggunakan sepeda. Betapa hebatnya kita. Dimana-mana yang terlihat hanya pengendara sepeda. Wawww..i’ts so cool.
Gue juga berharap Pemerintah tidak tinggal diam, mereka juga ikut ambil andil dalam hal pembangunan fasilitas untuk sepeda seperti parkiran sepeda, lajur sepeda dan lain-lain. Kita bisa menjadi daerah percontohan pengguna sepeda. Kita bisa melihat anak-anak smp, sma hanya menggunakan sepeda ke sekolah ini juga berdampak positif karena resiko kecelakaan bisa turun. Kita lihat jepang. Mereka salah satu Negara yang memproduksi sepeda motor terbesar didunia, tapi masyarakatnya menggunakan sepeda kemana-mana. Saking banyaknya pengguna sepeda di sana, sepedapun di beri stnk (surat tanda nomor kendaraan) jadi sepeda posisinya sudah setara dengan kendaraan umum lainnya di sana.
Gue juga berharap mudah-mudahan kegiatan bersepeda yang di lakukan masyarakat Bangkinang atau masyarakat Indonesia bukan hanya sekedar tren belaka, mudah-mudahan sepeda bisa menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

sosialisasi undang-undang bersama MPR-RI (SPUUDNRITAHUN45BTIDTAPMPR-RI)

7:20 PM
Haii..pakabar semua? Oy map judulnya agak membingungkan hehe... Judul di atas itu ialah singkatan dari Sosialisasi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan ketetapan MPR-RI. Acara yang baru gue ikutin kemarin, acara ini di gesa oleh pemerintah daerah Kabupaten Kampar dalam rangka sosialisasi UUD dan Amandemen UUD dari anggota MPR-RI untuk masyarakat Kampar. Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan seputar UUD dan perubahan-perubahan yang telah di lakukan sampai saat ini.
Pertama gue pengen mengkritik semua peserta yang datang ke acara ini tadi. Kenapa? Karena para peserta tadi banyak melakukan hal-hal yang menurut gue sangat menggangu. Contohnya seperti HP yang nggak berenti-berenti berbunyi, apa salahnya selama acara berlangsung HPnya di silent. ketika pembicara sedang menyampaikan materinya apa pantas kita menerima telpon di dalam ruangan? Maap kalo gue sedikit emosi di sini. Mungkin telponnya penting tapi tolong dong di silent.Dan satu lagi. Sikap kekanak-kanakan para bapak ibu kita, seperti ada forum dalam forum, bercanda, atau meremehkan dan mencemooh pembicara. Gue jadi ingat pepatah lama “guru kencing berdiri murid kencing berlari” kalo para orang tua kita sikapnya kayak begini gimana sama anak mudanya? Mungkin lebih ancur dari ini. gimana kita bisa maju kalo masalah disiplin saja masih menjadi sesuatu yang sangat sulit di terapkan. Saya bukan menjudge, mungkin saya bukan yang paling disiplin tapi setidaknya kita berusaha untuk itu.
Di balik itu, acara ini sangat menarik menurut gue walaupun ada beberapa pertanyaan dari peserta tidak nyambung dengan tema acara tapi para anggota MPR berusaha memberikan jawaban yang sangat rasional tentang hal yang di tanyakan tersebut. Pembicara (maap gue lupa nama-nama pembicaranya…) menjawab dengan sangat bijak dan tepat tentang apa yang di tanyakan tersebut. Contohnya ketika salah seorang peserta menanyakan masalah pendidikan. Salah satu pembicara bicara begini “mungkin sangat keluar dari konteks kita, tapi tidak mengapa karena ini mungkin lebih ke bentuk implementasi UU tentang pendidikan di masyarakat, kalo saya dulu waktu di Amerika maap bukan bermaksud pamer, anak saya waktu kecil belajarnya mengarang sama berkreatifitas, jadi anak-anak terdorong untuk mengeluarkan imajinasinya lewat itu, ajarkan anak kita untuk berpikir logis sejak dini, berpikir terstruktur sehingga dia bisa mengikuti standar yang diterapkan. Saya dulu juga pernah jadi dosen pembimbing dan masalah mahasiswa saya itu ialah kurang terstrukturnya cara berpikirnya, kepala di taroh di kaki kaki di taroh di tangan, kenapa? Karena kita waktu kecil kurang di ajarkan untuk berpikir terstruktur dan kreatif ” Mungkin Ini sedikit perbandingan pendidikan kita dengan Negara lain. Kalau membahas soal ini nggak cukup waktu, dan pembicara yang lain juga menimpali “benar saya dulu ketika di Mesir, saya lihat anak-anak di sana sebelum ,masuk sekolah mereka di suruh menghapal baru di ajarkan menulis tulisan arab, jadi mereka bisa lebih terstruktur”. Walaupun sangat jauh dari topik, tapi para pembicara sudah memberikan jawaban yang sangat bagus kepada peserta.
Terakhir gue pengen nyampein kepada kita semua, semoga kita bisa menjadi generasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya karena Negara bergantung kepada kita sekarang seperti yang di bilang Presiden amerika yang ke-31 “Berbahagialah generasi muda, karena merekalah yang akan mewarisi hutang bangsa” kitalah yang akan mewarisi semua yang di tinggalkan oleh bangsa kita, itulah tugas kita untuk menjaga dan melakukan perbaikan untuk Negara kita see you. (bijaksana banget sih lo hari ini..hehehe…)

gue pengen ke 5 benua

5:56 AM

Kemarin gue dapat kabar kalau temen gue baru pulang dari Prancis. Abis ngikutin acara pertemuan mahasiswa sedunia. Jujur gue iri banget denger berita ini, tapi iri dalam artian baik lho. Semangat gue yang semula loyo menjadi menggebu-gebu. Dalam hati gue berkata “ada saatnya buat gue untuk kesana kayak elo sobat”. Gue semakin semangat belajar semakin semangat untuk lebih keras dan cerdas dalam melakukan sesuatu. Memang tuhan merencanakan sesuatu untuk kita.

Mengapa dia bisa berangkat ke Prancis? Selain keberuntungan, dia pasti sudah bekerja lebih keras dari yang lain meletakkan standar nya diatas yang lain, makanya dia mendapatkan sesuatu diatas yang lain. Gue jadi inget kata-katanya sayyidinah Ali Bin Abi Thalib “jika kamu mau berusaha sedikit lebih keras kamu bisa berpindah dari satu takdir ke takdir yang lain”(kalimat favorit gue..:D). dan satu lagi gue lupa, ntar gue cari dulu di catatan gue..

Balik lagi ke topic, banyak orang yang mencita-citakan pergi ke sudut dunia lain. Gue juga begitu. Gue pengen mengunjungi 5 benua itu. Gue juga pengen menginjakkan kaki gue di Paris, Berlin, Amsterdam, Roma, London, New York, Melbourne, Tokyo, Hongkong, Dubai, Mekkah, Geneva. Gue pengen mengunjungi semuanya!!!(amiiiieennnn yaa allllaaaaahhhh…)

Mungkin belum sekarang tapi kita lihat saja nanti! Anggap saja ini adalah langkah awal dari semua yang gue impikan. Menginjakkan kaki langsung di 5 benua ciptaan tuhan. Gue bakal berusaha lebih keras lagi untuk menjadi yang terbaik. Mengggapai semuanya sampai menyentuh bintang hingga gue bisa menjadi salah satu bintang di sana. :D

contact me

hallo! saya hairil habibi. saya adalah salah satu Social Media Enthusisast dan sangat Passionate mengenai Komunitas. tahun 2014 saya bersama teman mendirikan Kongkownulis sebagai sarana untuk semua orang dalam mengekpresikan pemikiran mereka dalam tulisan. masa lalu saya alhamdulilah di penuhi oleh pasang surutnya dunia keorganisasian di kampus. dan pemikiran-pemikiran absurd dengan campuran mimpi level keras! blog ini akan lebih banyak berisi pendapat-pendapat saya mengenai kehidupan atau apa saja yang menurut saya menarik untuk di ceritakan.. mudah- mudahan bisa menginspirasi.. :D untuk kritik, saran, komentar dan pertanyaan layangkan ke hairilhabibi[at]gmail[dot]com

Recent

recentposts

Random

randomposts