March 22, 2009

pelangi ujung senja

1:47 AM
kemarin gue pergi bareng teman-teman ke kostsan. rencananya kami mo bersiin tuh kostsan hehe..maklum, udah sebulan liburan. kamipun berangkat sekitar jam sepuluh siang, rencananya kam berangkat jam tujuh pagi. nggak taunya si Dodi teman gue belon siap padahal dia yang bikin rencana untuk ngebersihin tuh kostsan. dasar lelet. nyampe di kostsan bukan langsung bersihin rumah eh malah tidur..dasar menyebalkan..
akhirnya niat untuk bersih-bersih muncul juga..suatu keajaiban...
fiuhh..cuapek juga bersih-bersih, yang tinggal di kostan ini perangainya kayak setan..sampah semester kemarin aja masih numpuk...ada yang udah busuk, penuh ulat, bau nggak karuan, pokoknya berbagai jenis rasa ada...
cuaca mendung...pemberantasan sampah udah selesai di lakukan...nggak ada acara jalan-jalan(gimana mo jalan-jalan, badan udah bau sampah semua ihhh..).akhirnya pulang...jadi ke inget lagunya Bondan..yo..kebasahan..kehujanan...masuk angin karna belum makan..rajin itu boleh tapiii makan juga harus..biasakan hidup seimbang hehe...
berenti di pom bensin.kayaknya masih sore, nggak taunya udah jam enam. buset..masih secerah ini??, jalan masih basah oleh hujan, gue lihat di ufuk timur melintang pelangi yang indah..ywda sambil nungguin Dodi yang lagi beol ama reza karena jajan sembarangan...gue nikmatin aja pelangi ujung senja ini hehe...

March 18, 2009

cerpen gue

8:03 PM
gue juga mau nunjukin salah satu hasil karya gue buat loe baca-baca, jangan lupa kasih comment juga ya hehe..

31 desember 1 januari
Malam tahun baru, gila..semua orang merayakannya men. Termasuk juga aku. Kan biar nggak ketinggalan trend jaman sekarang. Tapi malam ini juga yang akan menjadi sebuah cerita yang akan membuat aku kembali dalam pelukan cinta.walau aku sebenarnya aku tidak mengaharapkan cinta itu singgah kembali.
“hallo, Ai kita jadikan jalan malam ne?”, “iya, jadi kok, tunggu aja dirumah ya okey”, “okey”jawabku. Oh ya malam ini kami pengen jalan ke rumah cewek yang udah lama di incar sama teman aku, namanya Wulan. Katanya teman pas esempe, tapi aku udah rada-rada lupa sama tuh anak. Kan udah lama banget nggak ketemu. Yang masih aku inget sih dia itu pernah jadi primadona di esempe kami dulu, tapi sayang aku kurang akrab sama tuh anak makanya aku agak-agak lupa. Aku jadi penasaran, gimana ya bentuknya. Asli aku gak inget!!.
Bunyi sepeda motor menderu diluar rumah. Tak lama suara yang udah akrab menggema ditelingaku. Yupps.. Ai. Temanku yang paling akrab telah datang menjemput. “tunggu bentar ya Ai, aku siap-siap dulu” ujarku sambil masuk kedalam. Tak lama akupun siap berangkat menggempur jalanan ibukota yang bakalan macet. “kita kerumahnya si Wulan dulu ya bro” ucap si Ai dengan mimik muka berharap. “iya deh, ntar aku temenin” jawabku singkat. Kamipun berangkat menuju jalanan ibukota, melewati setiap tikungan. Melumpuhkan jarak.
“emang si wulan itu gimana sih Ai?” tanyaku. “yang pasti cantik men, dan kayaknya aku cinta mati deh sama dia” jawab Ai. “ooo…tapi yakin kamu emang udah dapetin belahan jiwa yang pas ne?” balasku lagi. “ya mudah-mudahan aja” jawab Ai yakin. Aku tidak melanjutkan pertanyaanku lagi. Setiap meter selanjutnya hanya kami lewati dengan diam.
“masih jauh Ai?” tanyaku tak lama kemudian, “bentar lagi nyampe kok, sabar aja” balas Ai tenang, “emang kamu udah pernah kerumahnya?” balasku lagi. “belum” ujarnya masih dengan raut muka yang tenang. “trus gimana kita bisa nyampe kalo kita nggak tau rumahya yang mana”. “kalo udah nyampe pertigaan kita telpon dia, okey”. “iya deh terserah kamu” ucapku lirih.
Kamipun masih di atas sepeda motor. melewati setiap mobil yang ada di depan, menyalip sepeda motor yang berseliweran. menyatu dengan padatnya jalanan kota Pekanbaru. Apalagi malam ini (katanya) malam special, 31 desember cuy. dimana kita mencapai suatu titik akhir dalam penanggalan tahun masehi. setiap orang seakan tidak ingin melewatkan momen pergantian tahun ini. Jam masih menunjukkan pukul tujuh tiga puluh malam, tapi jalanan telah dipadati oleh muda-mudi dan masyarakat yang turut larut dalam kegembiraan yang aku rasa agak berlebihan.
Pikiranku melayang tak karuan. Semua bayangan seakan kembali dalam pikiranku. Seakan otakku mereview kejadian yang telah terjadi tahun ini, tahun sebelumnya, tahun sebelumnya lagi, dan tahun sebelumnya lagi. Semua Masa lalu menjelma didalam pikiranku. Dan dalam hati aku hanya berkata “ apakah tahun depan akan menjadi lebih baik dari tahun yang telah ku lalui ini?, mudah-mudahan aku bisa melewati tahun yang baru ini dengan lebih baik lagi amiinn”.
Banyak kisah yang telah kulalui pada malam 31 desember. Tentang kisah cinta pertamaku waktu masih esempe, party malam tahun baru, dan banyak lagi. Semua masih tersimpan dalam memoriku. Aku tersenyum mengingat kisah cinta pertamaku. Sebenarnya ini privasi tapi karena kalian orang yang ingin tahu, aku akan menceritakannya pada kalian. Malam itu, ketika aku masih esempe kelas tiga. Masih merasakan gairah muda yang kalo di bilang nggak karuan. Masa dimana aku mencari siapa aku sebenarnya. Mencoba melihat dunia dari berbagai sudut pandang. dan merasakan sesuatu yang aku baru tahu kalo ternyata itu cinta. Asli!! Ini cinta pertamaku, rasa yang membuat jantungku berdetak tak karuan, membuat perbendaharaan kataku hilang kalau aku berjumpa dengan sumber denyut dasyat ini. Membuat mulutku terkunci waktu memandangnya, yang paling ngeri aku merasa mual dan pusing kalo berada seratus meter saja di dekatnya hehe…
Inilah cinta pertamaku, rasanya sungguh dahsyat tak tertahankan. Bagai ombak yang menerjang kapal. Bagai angin kencang yang menerpa hatiku, bagai petir yang menyambar ubun-ubunku, bagai air bah yang menenggelamkanku. Oh tidakk…aku telah jatuh cinta. Aku telah di genggam cinta, erat seperti tak terlepas. Cinta menjadi sayap yang membawaku terbang tinggi ke angkasa dan menjatuhkanku setelah mencapai ketinggian seribu meter. Aku tidak merasa sakit tapi malah menikmatinya. Rasa sakit berubah menjadi rasa menyenangkan. Seperti sebuah kalimat dalam satu buku yang pernah aku baca yang bunyinya “cinta itu adalah kesakitan tapi nikmat”. Itulah yang aku rasakan sekarang. Rasa yang meledak-ledak dari diriku. Ditambah lagi sang pemicu ledak menanggapiku, aku merasa meledak-ledak dua kali lipat kuadrat. Malam itu, 31 desember rasa itu ternyata tak tertahankan lagi.
Cinta itu kata orang perlu pengorbanan. aku harus berjalan sekitar dua kilo meter untuk menunjukkan rasa cintaku pada sang pemicu rasa. Tepat di depan ratusan mata teman-temanku. Aku seakan lupa diri, aku tersesat didalam cintaku sehingga aku lupa orang yang berada di sekitar. Aku keluarkan semua isi hatiku pada sang pujaan. Mendengar jawaban “ya” dari mulutnya. Aku meledak lagi. Dan ledakannya jauh lebih dasyat dari yang sebelumnya. Ingin rasanya aku berlari mengelilingi kota tanpa henti. Gila, cinta emang gila, cinta itu benar-benar gila. Seperti teman yang sedang memboncengku ini. Matanya telah dibutakan cinta, sehingga jarak yang jauh seakan dekat saja di matanya. Itulah kisah cinta pertamaku, apakah kalian juga merasakan hal yang sama denganku?.
Kilasan lainnya bermunculan setelah itu. aku hanya tersenyum mengenang tingkah luguku pada masa lalu. tapi itulah yag aku namakan dengan kekonyolan masa muda hehe…
***
Kamipun tiba dirumah Wulan. Saling berjabat tangan dan bertatap muka dengan para saingan Ai. Aku hanya tersenyum melihat para pemburu cinta ini bersaing untuk saling menarik perhatian sang ratu. Menyikut satu sama lain dalam tawa keakraban. Sepertinya perang besar bakal dimulai. Mereka saling mengeluarkan jurus mematikan, mengatur taktik dan strategi agar bisa memenangkan hati si putri pujaan hati.
“eh kamu yang disana, nggak usah sok kecakepan ya sok cari muka segala, aku yang bakal jadian dengan dek Wulan manis”ucap mr.heartnya Ai, “enak aja, si Wulan itu sebenarnya suka sama aku, kalian nyerah aja deh. Liat nih buktinya, dia lebih perhatian sama aku kan” mr.heartnya lawan mengomentari, “nggak bisa, kalian berdua yang harus nyerah, liat aja dek Wulan dari tadi ngeliatnya ke aku terus, tentu aku dong yang bakal menang” ucap mr.heart yang satunya lagi. Pokoknya tak ada satupun yang rela kalah.
***
Waduh, aku kenapa ya? Kenapa aku jadi mikirin si wulan terus nih?. Aduh…apa aku jatuh cinta ama dia? Nggak, nggak mungkin…ini Cuma rasa kagum aja sama dia. Abis anaknya enak banget di ajak ngobrol. Pokoknya aku nggak boleh suka ama dia, nggak boleh, titik!. Aku harus bisa menekan perasaan ini, membunuhnya agar tidak semakin tumbuh subur.
Aku sekarang terjebak. Aku tidak bisa dan tidak boleh jatuh cinta sekarang, apalagi kan misiku untuk Bantu Ai jadian ama dia. Tetap focus pada misi. Sorry Ai, rasa kayak gini datangnya nggak pake ketuk pintu.
aku merasa bersalah kepada Ai. Walaupun Ai belum tahu apa yang sedang terjadi, aku sudah mulai dekat dengan Wulan. Kami juga udah ngomong panjang lebar. Udah mulai akrab gitu.
***
Seminggu berlalu, aku masih merasakan perasaan yang sama terhadap Wulan. Bagaimana ini? I’m so confused now. Tak ada jalan lain selain membunuh perasaan yang tumbuh ini.
***
Aku telah berkhianat. Menyukai target teman sendiri. Seperti pagar tanaman. Aku seharusnya yang memberikan ide agar si Wulan bisa jatuh ke pelukan Ai, bukan malah ikut bertarung. Aku telah di bodohi cinta. Akan aku hancurkan rasa ini. Walau sakit tapi ini demi Ai, teman karibku.
***
Waktu terus berlalu, akhirnya aku sudah bisa mengurangi kadar sukaku kepada Wulan. Setelah banyak sharing dengannya. akhirnya aku tahu kalau si Wulan itu “nggak gue banget”. Aku akhirya bisa membuat rasa itu berada dalam kadar ph yang wajar.
Akhirnya Aku bisa mengatasi rasa itu, tapi bagaimana dengan Ai? Dia harus di selamatkan dari cinta butanya. Dia telah terbang terlalu tinggi, ini tidak bisa di biarkan. Emang sih, dia selalu kasih kabar tentang perkembangan terakhir pedekatean mereka. Akupun sering kasih saran juga ke Ai. Tapi apa Ai bisa terima kalo umpamanya dia di tolak Wulan?. Aku rasa Ai sudah siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.
Besoknya aku kerumah Ai. Aku berusaha “mencuci otak”nya. Buat dia berpikir logis lagi. Tetapi kadarnya udah terlalu tinggi makanya perlu usaha lebih biar kadarnya turun. Tapi aku nggak peduli, karena aku yakin setiap pemburu cinta pasti sudah tahu resikonya.
Cinta, apabila kita sudah jatuh kedalam jurang cinta, maka cinta itu akan memeluk kita erat. Tak akan melepaskan kita dan terus membawa kita tenggelam dalam jauh di bawah alam sadar kita.
THE END…

penjelajah siang

7:26 PM
Kemarin gue pulang dari warnet jam 2 malam, nggak taunya tante gue udah pules. Yawda selamat menikmati indahnya malam. Akhirnya gue nelpon temen, dia bersedia nampung gue. Tancap gas deh kerumahnya. Pinjem baju end see you tomorrow.ZZzzZZzzzzZ
Pagi yang cerah, hmmm…seger. Permisi ama si temen terus langsung pulang. Tapii ternyata tante gue nggak ada dirumah, gue kirain dia udah berangkat kerja, ohh tidak, semua peralatanku ada di dalam..
Setelah menyesali diri dan meratap akhirnya secercah pertolongan datang menghampiri gue. Tante gue ternyata ke pasar, belanja. Selamat juga…
Selesai mandi gue langsung ngumpulin barang, bukan ngambek ato mo kabur, tapi hari ini gue punya jadwal rekreasi, hehe…
Start jam sebelas siang, dengan sepeda motor kesayangan akhirnya gue nekat juga menembus panas siang itu, lihat dilangit nggak berawan, biru bersih seperti lautan, gue pikir gue bakal meleleh hehe….
Target pertama, mall. Jam sebelas lewat duapuluh menit akhirnya gue nyampe di mall. Hmmm…betapa demnya di dalam mall. Dingin…hehe…
Target kedua, jemput nyokap, setelah tujuh kali muterin mall telponpun berdering, ternyata dari nyokap, “bi tolong jemput ibu sekarang”, “siipp”. Motorpun meluncur lagi di atas langit yang telanjang dengan tebasan panas yang menggigit ulu hati. Ooppp…dua misi selesai,
Target ketiga, ke gramedia, setlah ngantar nyokap gue melesat lagi menuju gramedia, mo nyuri ilmu hehe…
Akhirnya semua misi sukses di siang bolong, ketika semua orang nggak bakal mo keluar rumah karenma panasnya, gue malah menjelah siang itu. Betapa hebatnya diriku hehehe..

March 17, 2009

harry potter emang keren

8:39 AM

Kemarin gue baru namatin buku Harry Potter yang ke tujuh, Harry Potter and the Deathly Hallow. Loe udah baca belom?? Pasti udah dong...gue aja yang ketinggalan, maklum minjem punya teman(katanya sih ngefans juga sama tuh novel tapi minjem), harap maklum sekali lagi sodara-sodara, uang jajan pas-pasan hehe...

Ceritanya emang seru banget,seakan J.K ROWLING nggak kehabisan akal, mungkin kalo si tante Rowling mau ngelanjutin, bisa ampe buku yang keduabelas. Ck...ck...ck...nggak kebayang. Emang imajinasi tiada henti ya, pokoknya dalam sehari kita bisa dapetin seribu ide hehe..kita aja yang nggak peduliin bakat terpendam kita. Salut deh...

komentar kambing jantan

8:27 AM

Barusan gue dari bioskop, nonton filmnya bang Radit, Kambing Jantan. Hmmm...lumayan seru juga filmnya. Di situ si ceritain lika-liku bang Radit yang akhirnya tuh anak jadi sukses. Gue jadi percaya kalo hidup kita ini di pengaruhi oleh enampuluh persen keberuntungan dan empatpuluh persen usaha. Jadi sebenernya hidup kita di pengaruhi oleh keberuntungan hehe..filosofi sendiri..

Nggak percaya??tuh buktinya bang Radit, keberuntungan, takdir dan usaha yang bawa di sampai ke level sekarang ini. Bayangin coba, dulu nggak ada apa-apanya sekarang liat, udah ngetop hehe...

Oh iya ngomong-ngomong soal keberuntung, gue jadi inget sama teman seprjuangan, sekelas, sekosan, setempat tidur. Namanya Dodi, gue emang heran banget dengan nih anak. Tau nggak kalo dia ini mnurut gue orang yang keberuntungannya agk lebih dari yang laen. Sampe-sampe nih ya gue jadi iri sama tuh anak. Gimana bisa coba, gue, teman sepermainannya sehari-hari, seperjuangan. Bisa kalah pas nilai semesteran, padahal usaha nggak beda-beda amat, malah bias si bilang sama. Sebeeelll, sebel, sebel, sebel, seakan keberuntungan selalu menghampirinya.

Pas SMA aja keberuntungannya udah keliatan, bayangin coba, pas dia telat(sebenenya udah jadi kebiasaannya hehehehe…), masa yang lain kena hukum nih anak malah nggak pernah kena hukum?? Tanya kenapa??. Bukan, bukan di manjain tapi emang bawaannya beruntung melulu, jadi gini ceritanya, ci Dodi ini Cangat Cuka celambat ke cekolah, jadi pada suatu hari seperti biasanya si Dodi dating telat, eh nggak taunya ibu guru lebih telat datang, se;amat deh dari hukuman(masuk keberuntungan juga nggak sih??? )

Yaaa….omongan kita jadi ngelantur gini, tadi rencananya mo ngomentari filmnya bang Radit eh malah ngomentari si Dodi..

Yawda yang penting loe inget adalah kehidupan dipengaruhi 60% keberuntungan dan 40% usaha”

March 15, 2009

awas pala loe dimakan..

7:36 PM
hai....
udah lama nih nggak ngeblog lagi..tapi sekarang mulai aktif lagi hehe...oh ya kemarin aku ngunjungin blognya bang radit, baca-baca tulisannya bang radit. kalo nggak salah judulnya belalang maha setia hehe..
aku jadi kepikiran, benar juga yang di bilang bang radit, rela nggak cowok-cowok nunjukin kesetiannya kepada sang pacar dengan cara kepalanya di makan ama pacarnya. hmmm..nggak kebayang hahaha.." bukti loe setia sama gue apaan yang?" sang cowok ngejawab "loe boleh makan pala gue", kejamnya dunia hahaha....
coba banyangin lagi kalo umpamanya pala loe emang dimakan beneran sama cewek loe???
kemungkinannya ada dua, pertama mungkin karena cewek loe laper, dan kebetulan pala loe botak, di kirain bakso hehe..kedua mungkin karena cewek loe nggak normal atau belalang sungguhan, masa pala cowoknya dimakan, kan nggak wajar hehe...


contact me

hallo! saya hairil habibi. saya adalah salah satu Social Media Enthusisast dan sangat Passionate mengenai Komunitas. tahun 2014 saya bersama teman mendirikan Kongkownulis sebagai sarana untuk semua orang dalam mengekpresikan pemikiran mereka dalam tulisan. masa lalu saya alhamdulilah di penuhi oleh pasang surutnya dunia keorganisasian di kampus. dan pemikiran-pemikiran absurd dengan campuran mimpi level keras! blog ini akan lebih banyak berisi pendapat-pendapat saya mengenai kehidupan atau apa saja yang menurut saya menarik untuk di ceritakan.. mudah- mudahan bisa menginspirasi.. :D untuk kritik, saran, komentar dan pertanyaan layangkan ke hairilhabibi[at]gmail[dot]com

Recent

recentposts

Random

randomposts